Desa Jatiroyom diprakirakan sudah ada sejak Jaman Penjajahan Belanda, dibuktikan dengan adanya peninggalan bekas gedung dan markas tentara belanda, telah diakui sebagai pemerintahan desa yang sah dan sudah tercatat sejak berdirinya negara kesatuan republik indonesia, nama Jatiroyom sendiri  konon sejarahnya diartikan sebagai Pohon Jati besar yang rindang/lebat daunnya, dicetuskan oleh seorang tokoh bernama Kyai Sekar Gadung dan sejak saat itu penduduk sekitar memberi sebutan dan nama Desa tersebut sebagai Desa Jatiroyom yang juga memiliki arti Pelindung / Tercapainya Kemakmuran Pada saat perang Diponegoro pecah melawan Kompeni Belanda, perlawanan dari para prajurit Dipinegoro dan rakyat muncul di berbagai daerah di jawa, di kawasan Gunung Slamet tepatnya di hutan Margalayu banyak Prajurit yang melakukan perlawanan dengan Kompeni Belanda, setelah Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Makasar perlawanan dipimpin oleh Sentot Prawiro dan kawan-kawan, ketidak seimbangan peralatan perang meyebabkan strategi diatur dengan cara sebagian prajurit mundur ke wilayah Banyumas, sebagian melanjutkan perlawanan dan sebagian mundur ke wilayah utara, untuk menghilangkan jejak mereka membaur dengan masyarakat di desa-desa di wilayah pantura, dan untuk mengelabuhi belanda banyak yang mengunakan nama samaran, salah satunya adalah berjuluk Kyai Sekar Gadung, yang konon menetap dan tinggal sementara diwilayah hutan Jatianom yang sekarang dikenal dengan sebutan Jatiroyom. Karena jasa dan ketokohannya pada saat itu, nama Sekar Gadung diabadikan menjadi nama sungai yang mengalir dari Bendung kaliwadas ke jatiroyom. Pada saat penjajahan Belanda sampai dengan tahun 1900 Desa Jatiroyom dipimpin oleh beberapa Kepala Desa yang sampai sekarang belum diketahui Pejabat dan tahun menjabatnya. Diketahui mulai tahun 1900 Kepala Desa yang menjabat pada saat itu Sutandriyo sampai tahun 1915 kemudian Desa Jatiroyom terus berkembang dengan Kepala Desa :
No
Nama Kepala Desa
Asal - Dusun Tinggal
Tahun Menjabat
1
Tidak Diketahui
-
….. - 1900
2
SUTO DRIYO
Jatiroyom - Jatiroyom
1900 – 1915
3
RUWUH
Jatiroyom - Jatiroyom
1916 – 1928
4
DARJA
Jatiroyom - Rujakbeling
1929 – 1944
5
ATMOREJO
Jatingarang - Kaliwadas
1946 – 1949
6
KOHIR
Jatiroyom - Kaliwadas
1949 – 1950
7
SARKUM
Pemalang - Kaliwadas
1950 – 1959
8
SAPARI
Jatiroyom - Jatiroyom
1960 – 1966
9
SUGENG
Semarang - Jatiroyom
1967 – 1986
10
SUMARNO
Purwokerto - Jatiroyom
1987 – 1997
11
SUDIBYO
Jatiroyom - Rujakbeling
1998 – 2006
12
AGUS SUSILO
Jatiroyom - Kaliwadas
2006 – 2018
13
RIYANTO
Jatiroyom - Kaliwadas
2018 - Sekarang